Anggit Restu
Anggit Restu Halo, nama pena saya restyu tapi kalian bisa panggil saya Anggit. Seringnya saya menulis cerita keseharian atau beberapa hal menarik bagi saya untuk dibagikan di blog. Salam kenal.

Kala Tomat Kebun Belakang Mulai Bisa Dipanen

Tidak ada komentar

Udara kian panas memasuki puncak musim kemarau. Satu tanaman di kebun rumah yang sedang memasuki waktu jaya-jayanya sekarang adalah tomat. Tomat yang ditanam Bapak di kebun belakang tumbuh dengan amat sangat baik kalau aku boleh bilang. Tinggi, rimbun, dan buahnya semakin banyak.

Kalau dari artikel internet yang sekilas aku baca, katanya memang musim kemarau adalah waktu idealnya tomat tumbuh. Beberapa orang yang tinggal di negara 4 musim biasanya banyak panen tomat di waktu-waktu musim panas alias summer. Kalau dilihat lagi sih memang tomat di waktu-waktu sekarang hasilnya cakep banget karena bisa bulat, besar, dan merah menggoda.

Buah dari tomat kebun belakang rumah.
Buah dari tomat kebun belakang rumah.

Tomat yang aku tanam di rumah bukan sesuatu yang spesial kok. Benihnya dari tomat yang aku beli di pasar. Iya dari tomat tersebut bijinya diambil, dikeringkan, kemudian disemai. Bahkan ada satu tomat yang tumbuh liar langsung dari biji yang jatuh ke tanah.

Tidak banyak kok tomat yang menjadi penghuni kebun belakang rumah. Ada sebanyak 5 pohon. Bahkan salah satu pohonnya ada yang anomali sih kalau aku boleh bilang. Tanaman ini tumbuhnya sudah lama sih mungkin ada sekitar 3 bulan. Sebenarnya dari bulan kemarin sudah berbuah cuma entah kenapa selama sebulan penuh buatnya masih hijau dan tidak berubah oranye apalagi merah. Anomali banget kan? Meskipun yah akhirnya sekarang buahnya ada yang mulai bisa normal berubah warna sih.

Sekumpulan tomat hijau dari kebun
Sekumpulan tomat hijau dari kebun.

Tomat yang lain bagaimana? Sisa 4 tanaman yang lain normal selayaknya tomat biasa. Namun, semua tomat yang ada di kebun belakang tumbuhnya tinggi sehingga harus disangga dengan ajir. Daunnya pun rimbun meskipun ada sedikit OPT yang sering mampir. Wajar kan yah beberapa hama dan penyakit ada yang mampir. ke tanaman Bahkan di tomat-tomat ini ada banyak laba-laba yang membangun sarang di sela rantingnya. Ukurannya memang kecil sih, cuma aku curiga nanti bakal tumbuh guede banget. Soalnya dari pengalaman kemarin ada laba-luaba guede banget hidup di pohon tomat kebun belakang.

Tomat di kebun belakang rumah masih diberi pupuk kimaiwi dalam dosis yang kecil. Soalnya tanah di area belakang merupakan tipe tanah lempung merah yang kurang hara meskipun sebelumnya sudah ditambah pupuk kandang dan kompos. Selain itu, Bapak juga rajin menyiramkan POC buatannya untuk tanaman-tanaman ini.

Sudah hampir seminggu ini, yah mungkin lebih sedikit sih, tomat-tomat di kebun belakang mulai rajin dipanen Bapak.Paling tidak tiap sore ada sekitar 4-6 buah tomat merah yang siap dipetik. Ukurannya luamayan sih. Beberapa tomat yang aku petik saat ditimbang bobotnya kalau dirata-rata sekitar 85-95 gram. Lumayan gak sih?

Tomat yang aku petik dari kebun.
Tomat  merah yang aku petik dari kebun.

Hasil panennya pun sudah beberapa diolah. Ada yang dibuat jus karena itu kesukaan Bapak. Ada juga yang aku jadikan tambahan ke sop atau salad. Tak lupa ada juga yang aku olah jadi sambal tomat. Beberapa tomat hijau juga ada yang aku petik untuk campuran pas masak botok kemarin.

Aku pikir jika panen tomat masih akan melimpah ruah dalam beberapa waktu kedepan, ada kemungkinan beberapa hasil panennya akan dibagikan ke orang-orang terdekat sih. Aku mungkin nanti akan wira-wiri*1) jadi kurir pengantar tomat. Plus banyaknya tomat merah yang dipanen juga akan membuatku sibuk membuat stok saus tomat. Sudah lama sekali tidak buat saus tomat rumah yang jujur menurutku enak banget kalau dipadukan dengan pasta.

Melihat hasil kali ini, sebenarnya ada pikiran untuk mencoba menanam tomat varietas lain. Tomat ceri alias cherry tomato yang kecil mungil itu terlihat menggoda sekali untuk ditanam. Selain itu, ada pertimbangan untuk menanam tomat mawar juga. Katanya tomat mawar kadar airnya tak sebanyak tomat biasa dan bakal enak kalau dibuat sambal tomat. Cuma yah sampai sekarang aku masih menimang-nimang mau coba tomat varietas apa yang sekiranya cocok di kebun belakang rumah.

Sekiranya itu sedikit update untuk kebun kali ini. Beberapa waktu kedepan di @tandurwae mungkin bakal banyak unggahan foto atau video di snapgram atau di feed berkait tomat. Harap dimaklumi ya karena memang lagi banyak-banyaknya panen tomat di kebun sekarang. Lain waktu aku rasa ada kemungkinan tulisan berkait tomat aku unggah lagi deh. Namun, yah lihat saja kedepan bagaimana.

Jadi, bagaimana musim kemarau di kebun kalian? Apa sudah ada yang panen raya tomat juga bulan ini?

restyu, 050826.

Glosarium:
*1) Wira-wiri (bahasa Jawa) bolak-balik.

Anggit Restu
Anggit Restu Halo, nama pena saya restyu tapi kalian bisa panggil saya Anggit. Seringnya saya menulis cerita keseharian atau beberapa hal menarik bagi saya untuk dibagikan di blog. Salam kenal.

Komentar