Salah satu hal menyenangkan di penghujung Agustus kemarin adalah adanya kejutan dari bunga adenium di kebun depan. Akhirnya adenium di kebun depan berbuah! Yay!
![]() |
| Adenium yang berbunga di kebun depan rumah. |
Adenium merupakan salah satu penghuni kebun depan yang pualing lama sih. Dulu Bapak merawat banyak jenis adenium. Ada eranya beragam warna dan corak adenium mengisi rupa kebun depan. Namun, entalah mengapa sekarang cuma tersisa satu doang yang bertahan di kebun depan.
Satu-satunya adenium yang bertahan hidup ini adalah sambungan. Jadi, bunga bagian atas dan bunga bagian bawahnya tidak seragam warnanya. Aku kurang tahu ID adenium jenis apa sih ini. Soalnya tag namanya sudah hilang lama dan Bapak pun sudah lupa ini jenis adenium apa. Karena yah memang sudah luama sekali.
Hal yang pasti adalah bunga bagian atas tanaman ini bewarna merah merona. Aku sempat bertanya-tanya apa nama adenium ini Red Fanta ya? Cuma yah entahlah aku sekadar asal menebak saja. Plus bagian atas ini ruajin buanget berbunga.
Berbeda jauh dengan sambungan bagian bawah. Warna bunganya putih dengan corak garis merah di pinggir bunga. Hampir terlihat seperti adenium lokal sih. Cuma beda serius. Warna pinggirannya merah bukan pink pucat. Berbunganya bagaimana? Juarang banget sih jujur.
![]() |
| Buah adenium di kebun depan rumah. |
Nah, kejutan tak terduga datang dari sambungan bawah adenium ini. Tanpa tanda-tanda lha kok ada yang asing pas diperiksa. Lantas tadaaaaa! Adenium satu ini berbuah!
Jujur yah adenium di rumah itu sudah bertahun-tahun tak berbuah. Berbunga sering, tetapi kalau berbuah? Nope. Agaknya berbuah terakhir kali itu ketika koleksi adenium di kebun depan masih banyak sih. Hal ini berbanding terbalik dengan adenium di pekarangan rumah Bude yang rajin sekali berbunga kalau aku main ke sana.
Aku excited sekali kalau boleh jujur. Beberapa waktu belakang ini aku sempat tertarik untuk mencoba merawat beberapa bunga hias untuk ditanam di kebun depan. Salah satu tanaman yang tempting banget untuk aku coba rawat adalah adenium. Namun, entah mengapa aku masih maju mundur CO bibitnya di toko daring. Kayak entah kenapa masih mau mikir-mikir lagi gitu.
Jadi, rencanaku sekarang adalah mencoba menyemai benih adenium ini nanti. Lumayan gak sih dapat bibit adeium garist loh ini. Kata Bapak sih adenium sebenarnya tidak susah banget dirawat. Cuma yah semoga saja begitu ya.
Itu sedikit update cerita soal kegiatan berkebun akhir-akhir ini. Semoga aku benar-benar bisa menyemai benih adenium ini nanti. Update-nya jelas akan aku tulis di sini secara berkala kalau memang aku bisa menyemainya.
Jadi, apa kamu sudah pernah lihat buah adenium atau kamboja jepang sebelumnya?
restyu, 100926.

